Sabtu, 01 Februari 2014

Pidato Teknologi Biogas

Teknologi Biogas
Assalamualaikum wr.wb.
Yang  terhormat ibu Ani Setyowati yang saya hormati serta teman-temanku yang berbahagia, selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.
Sebelum saya memulai pidato ini , marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul disini tanpa halangan apapun.
Disini perkenankan saya untuk berpidato yang bertemakan IPTEK berjudul Teknologi Biogas.
Teman-temanku , energi merupakan komponen penting untuk menunjang aktivitas dan usaha produktif maupun dalam menghasilkan barang dan jasa. Sumber energi dapat berasal dari energi fosil, energi matahari, air, angin atau energi dari sumber daya hayati (bioenergi). Kelangkaan bahan bakar minyak sudah tidak dapat dipungkiri lagi. Persediaan minyak bumi di dunia makin lama makin menipis dan harganya makin melonjak. Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan sumber energi makin meningkat, terutama dari minyak bumi. Untuk itu, sumber energi selain minyak bumi sangat diperlukan salah satunya adalah bioenergi.
Salah satu sumber energi terbarukan yang berasal dari sumber daya alam hayati adalah biogas. Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan organik termasuk di antaranya; kotoran manusia dan hewan, limbah domestik (rumahtangga) , sampah biodegradable atau setiap limbah organik yang biodegradable dalam kondisi anaerobik. Kandungan utama dalam biogas adalah metana dan karbondioksida. Dalam skala besar biogas dapat digunakan sebagai pembangkit energi listrik, sehingga dapat dijadikan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan.
Beberapa Negara yang menggunakan teknologi biogas diantaranya : Cina, India, dan Imdonesia.
Di Indonesia sendiri mulai  diperkenalkan pada tahun 1970-an, pada tahun  1981 melalui Proyek Pengembangan Biogas dengan dukungan dana dari FAO dibangun contoh instalasi biogas di beberapa  provinsi. Penggunaan biogas belum cukup berkembang luas antara lain disebabkan oleh karena masih relatif murahnya harga BBM  yang disubsidi, sementara teknologi yang diperkenalkan selama ini masih memerlukan biaya yang cukup tinggi karena berupa konstruksi beton dengan ukuran yang  cukup besar. Mulai tahun  2000-an  telah  dikembangkan  reaktor biogas skala kecil (rumah tangga) dengan konstruksi sederhana, terbuat dari plastik secara siap pasang (knockdown) dan dengan harga yang relatif murah.
Factor yang bisa menjadi pertimbangan Indonesia memiliki prospek yang baik dalam penggunaan biogas :
1.      Indonesia memiliki banyak peternakan, menurut statistik data website departemen pertanian Indonesia memiliki  sekitar 13 juta sapi perah dan sapi potong. Serta 28 juta kambing, domba, dan kerbau. Namun pengelolaan kotoran ternak belum dimanfaatkan secara  optimal dan bahkan menimbuklan masalah.
2.      Biogas mampu mendukung  energy  bagi  industry rumah tangga dan industry kecil menengah
3.      Meninjau TPA di Indonesia yang masih banyak mengalami masalah sampah organic yang bercampur dengan anorganic. Sampah organic dapat digunakan sebagai bahan dasar    biogas.
4.      Harga minyak yang mahal sehingga memungkinkan biogas menjadi sumber energy alternative.
5.      Kenaikan biaya sumber energy seperti tariff listrik, harga LPG, premunium, minyak tanah dll.
6.      Penggunaan biogas relative tidak menimbulkan polusi.

Beberapa keuntungan kenapa digester anaerobik lebih banyak digunakan antara lain :
1.    Keuntungan pengolahan limbah
(a)      Digester anaerobik merupakan proses pengolahan limbah yang alami
(b)      Membutuhkan lahan yang lebih kecil dibandingkan dengan proses kompos aerobik ataupun penumpukan sampah
(c)      Memperkecil volume atau berat limbah yang dibuang
(d)     Memperkecil rembesan polutan
2.    Keuntungan energi
(a)      Proses produksi energi bersih
(b)     Memperoleh bahan bakar berkualitas tinggi dan dapat diperbaharui
(c)      Biogas dapat dipergunakan untuk berbagai penggunaan
3.    Keuntungan lingkungan .
(a)      Menurunkan emisi gas metan dan karbondioksida secara signifikan
(b)      Menghilangkan bau
(c)      Menghasilkan kompos yang bersih dan pupuk yang kaya nutrisi
(d)     Memaksimalkan proses daur ulang
(e)      Menghilangkan bakteri coliform sampai 99% sehingga memperkecil kontaminasi sumber air
4.    Keuntungan ekonomi
Lebih ekonomis dibandingkan dengan proses lainnya ditinjau dari siklus ulang proses. Bagian utama dari proses produksi biogas yaitu tangki tertutup yang disebut digester. Desain digester bermacam-macam sesuai dengan jenis bahan baku yang digunakan, temperatur yang dipakai dan bahan konstruksi. Digester dapat terbuat dari cor beton, baja, bata atau plastik dan bentuknya dapat berupa seperti silo, bak, kolam dan dapat diletakkan di bawah tanah. Sedangkan untuk ukurannya bervariasi dari 4-35 m3. Biogas dengan ukuran terkecil dapat dioperasikan dengan kotoran ternak 3 ekor sapi, 7 ekor babi atau 500 ekor unggas.
Kekurangan biogas :
1.      Memerlukan dana tinggi untuk aplikasi dalam bentuk instalasi biogas.
2.      Tenaga kerja tidak memiliki kemampuan memadai terutama dalam proses produksi.
3.      Belum dikenal masyarakat.
4.      Tidak dapat dikemas dalam bentuk cair dalam tabung.
   Kesimpulan
Dapat diambil kesimpulan penggunaan biogas ini selain memiliki berbagai kelebihan namun juga ada kelemahannya. Namun biogas ini cukup bagus bila diterapkan dalam  pengembangan daya yang berbasis pada pemanfaatan energy terbaharukan, karena biogas selain dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan sector energy juga disektor pertanian maupun peternakan juga cukup bagus. Dengan pemanfaatan sumber daya yang tidak dipakai menjadi bahan bakar.
Serta kita sudah dapat memanfaatkan energy terbarukan dari alam yang biasanya didaerah pedesaan berlimpah ketersediaannya.
1.   Pemanfaatan energi alternatif (biogas) dari kotoran ternak dengan cara yang benar dapat meningkatkankan kesadaran petani ternak dalam menghindari pencemaran lingkungan.
2.   Jika kebutuhan energi alternatif  (biogas) dapat dimanfaatkan oleh peternak maka akan memenuhi kebutuhan energi alternatif (biogas) skala rumah tangga yang ramah lingkungan, karena salah satu manfaat biogas adalah mengurangi limbah dan bisa di jadikan pupuk organic.

Hadirin yang saya hormati, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf bila ada perkataan yang salah dan tidak berkenan dengan hadirin semuanya. Selamat  pagi!!
Wassalamualaikumwr.wb





Sabtu, 18 Januari 2014

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir



PEMBANGKIT  LISTRIK TENAGA NUKLIR

Stasiun  pembangkit listrik tenaga nuklir menggunakan proses fisi ( pembelahan atom ) inti untuk menciptakan sejumlah besar energy panas. Didalam sebuah PLTN, miliaran atom uranium sengaja dibelah untuk menghasilkan kumpulan-kumpulan energy yang sangat besar.
 Inti atau nucleus unsur radioaktif seperti uranium  dapat membelah sendiri. Ketika pembelahan ini terjadi, akan terlepas energy panas dan partikel-partikel kecil yang disebut neutron. Ketika neutron-neutron menumbuk inti materi radioaktif lain, neutron-neutron terbelah, memulai proses berentetan yang biasa disebut reaksi berantai. Bahan tertentu yang disebut moderator  membantu reaksi berantai terjadi. Moderator melambatkan laju neutron, sehingga memperbesar kemungkinan fisi terjadi. Batang pengendali menghambat atau menghentikan reaksi berantai dengan cara menyerap neutron/mencegah proses fisi terjadi lebih lanjut. Description: http://rizknareeedh.files.wordpress.com/2012/07/zs2.png
Stasiun PLTN ini membutuhkan sangat sedikit bahan bakar
Ø 1 kg uranium = 2000 ton batu bara

Meskipun tenaga nuklir ini menjanjikan penghematan biaya dan perolehan energy yang tak terbatas, tetapi kemudahan penggunaan dan keamanannya sangat tidak terjamin. Salah satu alasan orang-orang yang khawatir mengenai tenaga nuklir yaitu : ketika energy dilepaskan dari sebuah atom, sinar-sinar mematikan ( radiasi ), bias saja terlepas dan mengenai manusia. Ketika radiasi yang berlebihan mengenai sel-sel hidup, maka kemungkinan sel tersebut akan rusak/melemahkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
Setiap tahun sebuah PLTN menghasil han 20 jenis limbah berbahaya  . Limbah tersebut biasanya dimasukkan kedalam tangki baja kemudian dikubur dengan cairan beton.
Dalam proses pemanfaatannya, gas karbondioksida  / emisi partikel gas yang lain yang menyebabkan hujan asam sama sekaliu tidak dilepaskan. Sayangnya  penangangan nuklir sangat mahal. Selain itu, pengamanan operasional reactor nuklir sungguh-sungguh bukan perkara gampang. Kecerobohan   atau kurangnya pengawasan selama proses pembelahan nuklir dapat menjadi bencana desar, seperti di CHERNOBYL di Ukraina.
Description: https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRHesORQkAQl7Pl5BoiYVYDTwj6B-6y5bx72aCzywIQxJmXUd43KwBencana CHERNOBYL
Pada tanggal 25-26 April 1986 terjadi kecelakaan serius  di stasiun  tenaga nuklir Chernobyl di Ukraina. Beberapa teknisi di stasiun tenaga nuklir ini mengadakan suatu eksperimen tanpa perencanaan yang matang. Dalam eksperimen itu mereka mematikan system keamanan reactor. Jadi nuklir terus berjalan meski dalam kedaan yang berbahaya. Akibatnya, reaksi berantai di inti reactor menyebabkan ledakan dahsyat, dan radiasi memancar alam kuantitas yang sangat besar. Awan yang terkontaminasi membawa radiasi ini tidak saja ke berbagai daerah di Rusia, tetapi juga ke berbagai penjuru dunia.

 oleh : Intan Adiningsih 
sumber : dari berbagai sumber